December 2020 - Mieza S Mieza S: December 2020
Perasaan Aneh

Perasaan Aneh

Perasaan Aneh
sebuah kehilangan seakan - akan membunuh seluruh jiwa.⁣⁣⁣⁣ dan para bintang seakan mati dan tak mahu lagi menerangi.⁣⁣⁣⁣ cuma malam yang masih berhias hitam.⁣⁣⁣⁣ seperti mengerti ada hati yang tak perlu dirai.

entah sudah berapa lama rasanya aku tak mencurah disini. mungkin aku seAdanya menyembunyi luka. luka yang aku karang sendiri. hari ini sekali lagi aku melalui perasaan aneh. mungkin hanya aku saja yang begini atau yang lainnya pernah merasa hal yang sama. aku yang melebih - lebih menikmatinya atau aku yang tak pandai nak jaga sehingga melukai yang lain. hal sebegini hanya akan tiba disaat aku sedang bahagia dengan seseorang.

bila sedang meniti perasaan bahagia dengan seseorang, pasti akan akan merasa hal 'kecewa'. bermain - main atas kepala. sudahnya akan sedih tak kesudahan. walhal hal kecil. 

dulu ketika masuk awal dua puluh dan melihat kakak kakak yang menikah pada usia yang lewat. aku merasa itu hal yang biasa. sekarang aku sudah menjangkau lima tahun lagi sebelum meniti 30. aku sudah gelisah. bukan gelisah tidak punya teman.  gelisah memikir hal hal kecil. 

padahal tuhan sudah bilang:

Perasaan Aneh

aku benar - benar khuatir jika tidak ada 'rumah' yang sudi menjemputku masuk. ada banyak hal yang meluka kan jiwa aku. pelakunya aku sendiri. terlalu berfikir. 

Cincin Tak Tersarung

ketika aku sedang berada dalam kelompok keramaian, aku sering memerhatikan jari - jemari manusia sekelilingku. indah benar rasanya ketika memakai cincin. jarang sekali aku tak bermonolog. 

"ya tuhan, apakah ketika aku dinikahkan kemudian hari, dibelakangku akan ada manusia yang mentertawa kerana aku tidak mampu menyarung cincin di jari?"

"ya tuhan, kenapa mesti aku?"

"ya tuhan, apakah wujud satu - satunya lelaki yang bukan dari kalangan keluargaku sudi menerima jari jemariku yang tidak indah seperti orang lain.?"

"ya tuhan, adakah yang sudi menjemputku menjadi ahli keluarga yang baru?"

"ya tuhan, itu ini. ya tuhan..."

arghh! padahal beberapa kali aku menonton video ceramah. belajar syukur. jika hari ini jari ku tidak indah. disana, ada manusia yang tak punya kaki untuk berjalan. jariku mungkin tidak indah, tapi tuhan tidak menghadkan perilaku ku. aku bebas ke sana sini, seperti yang lain juga. cuma aku tidak sama. 

aku tidak meragui tuhan. aku cuma meragui diriku sendiri ketika aku dihadapan manusia. aku akan jadi terpaling yang merendah diri dan merasa aku tidak punya apa - apa selain dari kelemahan dan kekurangan ku yang sedang aku galas dibahu. aku takut. takut yang aku rasa, ah lebih baik tidak perlu melalui ini. 

Khuatir

selalunya disaat aku sedang dilanda rasa "aku tak punya apa - apa dan menjadi manusia paling tak sempurna", aku akan jadi orang yang paling tidak ada pedoman. mula cakap yang tidak - tidak sehingga kadangnya menyakiti hati manusia. untuk hal yang kecil, khuatirnya menggunung. benar terlalu takutkan kehilangan sehingga merasakan, aku tak patut buat apa - apa. kerana aku menganggap semua perilaku aku adalah bodoh dan bisa mengundang amarah orang. 

ini semua hanya kerana aku sering merasakan aku tak sempurna. aku tak layak untuk ada. sering rasa, semua orang berpotensi membiarkan aku pergi kerana aku tak punya apa - apa untuk diperjuang. 

ini semua kerana aku yang tak yakin diri. aku takut kan kehilangan. aku punya 1001 alasan untuk mengatakan tentang keburukan aku adalah penyebab aku tak layak diperjuangkan, ini bukan tentang rasa kepercayaan atau tidak yakin pada manusia lain. aku cuma tak yakin pada diri sendiri kerana aku tak punya apa, tak sempurna. orang berhak pergi. 

tak tahu bagaimana mahu jelaskan. 
kau takkan pernah rasa, sehingga kau benar - benar melaluinya. 
kau tak tahu apa rasanya menjadi manusia yang tak pernah ada apa - apa sehingga merasa terlalu kecil dimata orang lain. sehingga rasa rendah diri yang benar - benar paling rendah. entah. aku penat la. bagaimana entah cara mengatasi nya. bila entah aku mahu belajar, aku sama saja. 

disetiap kali aku meluahkan rasa ini, orang akan mula rasa tidak senang dengan cara aku. kemudian berbalah, dan memilih ego. aku sendiri juga. tak boleh kah bersabar dan 'memelukku' untuk ditenangkan dan berbisik bahawa aku ini manusia yang tak punya apa - apa tapi selalu saja membahagiakan atau apa - apa sahajalah yang bisa menyejukkan kecil hati aku dengan diri sendiri? ulang saja bait yang sama pada setiap kali aku jatuh dan merasa tak sempurna. setidaknya aku tenang walaupun tidak lama. ulanglah jangan cepat lelah dengan aku T_T 

penat. dengan diri sendiri yang tak sempurna. 
Lirik Lagu Pencinta Setiamu Usop

Lirik Lagu Pencinta Setiamu Usop

Lirik Lagu Pencinta Setiamu Usop

Tanyalah siapa disini paling tampan
Pasti jawabnya jejaka depan mata
Engkau yang bertuah jika memiliki
Sepenuhnya jiwa akan ku serahkan demi cinta

Aku jejaka yang mampu menghapuskan lukamu
Dengan senyuman istimewa di wajahku
Tiada jejaka yang harus memiliki cintamu
Selain aku si pencinta setiamu

Tanyalah siapa disini paling tampan
Pasti jawabnya jejaka depan mata
Engkau yang bertuah jika memiliki
Sepenuhnya jiwa akan ku serahkan demi cinta

Aku jejaka yang mampu menghapuskan lukamu
Dengan senyuman istimewa di wajahku
Tiada jejaka yang harus memiliki cintamu
Selain aku si pencinta setiamu

Kita tak mampu tuk hidup tanpa cinta
Tulis bersama cerita kita
Aku jejaka yang mampu menghapuskan lukamu
Dengan senyuman istimewa di wajahku

Tiada jejaka yang harus memiliki cintamu
Selain aku si pencinta setiamu
Selain aku si pencinta setiamu

Lirik Lagu Terakhir Buat Teman Hazama & Siti Sarah

Lirik Lagu Terakhir Buat Teman Hazama & Siti Sarah

 
Lirik Lagu Terakhir Buat Teman Hazama & Siti Sarah

Engkau rentak ku melodi
Bersatu di dalam rasa
Meresap jiwa sang pemuja
Membuai seluruh raga

Pada garis nota irama
Kita nyanyi lagu merdu
Akulah suara mengiringi
Melodi yang kau mainkan

Kita sering berbicara
Kan bersama mencipta berkarya
Namun ketentuan-Nya
Hadir dalam keterpaksaan

Rasa sepi
Hilang nada
Dan irama

Dikau pergi
Tak kembali
Aku rindu

Kita pernah mengimpikan
Untuk bersama mencipta bahagia
Namun ketentuan-Nya
Hadir dalam keterpaksaan

Rasa sepi
Hilang nada
Dan irama

Pada garis nota terakhir
Ku dendangkan lagu ini
Yang engkau coretkan
Buat teman sering dirindukan

Isi kekosongan
Bunuh kesunyian

Lirik Lagu Ku Tak Rela Danial Zaini

Lirik Lagu Ku Tak Rela Danial Zaini

 
Lirik Lagu Ku Tak Rela Danial Zaini

Musnah sudah
Berakhir kisah cinta kita
Tak sanggup ku bayangkan
Berat ku melepaskan dirimu

Ku ikhlaskan engkau pergi
Bersama dirinya
Kerana orang tuamu
Tak ingin kita bersatu

Walaupun sakit sungguh sakit
Hatiku melepaskanmu

Yang tak ku relakan kau tak bahagia
Bersama dirinya kau jadi sengsara
Ku yang memujamu
Tak pernah terfikir tuk menyakitimu

Dan aku sesalkan kau bersamanya
Tapi tak bahagia dan penuh kecewa
Ku yang mencintaimu
Merintih menangis rasakan pedihmu

Ku tak rela
Ku ikhlaskan engkau pergi
Bersama dirinya
Kerana orang tuamu

Tak ingin kita bersatu
Walaupun sakit sungguh sakit
Hatiku melepaskanmu

Yang tak ku relakan kau tak bahagia
Bersama dirinya kau jadi sengsara
Ku yang memujamu
Tak pernah terfikir tuk menyakitimu

Dan aku sesalkan kau bersamanya
Tapi tak bahagia dan penuh kecewa
Ku yang mencintaimu
Merintih menangis rasakan pedihmu

Yang tak ku relakan kau tak bahagia
Bersama dirinya kau jadi sengsara
Ku yang memujamu
Tak pernah terfikir tuk menyakitimu

Dan aku sesalkan kau bersamanya
Tapi tak bahagia dan penuh kecewa
Ku yang mencintaimu
Merintih menangis rasakan pedihmu
Ku tak rela